Sedekah Buntut Singkong

Sedekah Buntut Singkong Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Ada seorang penjual gorengan bernama Sutikno yang punya kebiasaan menyisakan buntut singkong goreng yang tak terjual. Sebelum pulang ke rumah, dia selalu memberikan sisa gorengan tersebut pada seorang bocah yang sering bermain di dekat tempatnya mangkal.

Tanpa terasa sudah dua puluh empat tahun Sutikno menjalani bisnis jual gorengannya tanpa ada perubahan yang berarti, masih mangkal di tempat yang sama dengan omset penjualan yang tidak berubah pula. Suatu hari datang seorang pria dengan penampilan elegan dan membawa mobil mewah berhenti di depan gerobaknya sambil bertanya,”Ada gorengan buntut singkong Bang?” “Kagak ada mas! Yang ada pisang sama singkong goreng”, balas Sutikno. “Saya kangen ama buntut singkongnya. Dulu waktu kecil dan ketika ayah saya baru meninggal tidak ada yang membiayai hidup saya. Teman-teman mengejek saya karena tidak bisa beli jajan. Saya waktu itu lalu lalang di depan gerobak abang, lalu abang memanggil saya dan memberi sepotong buntut singkong goreng,” ujar pria itu.

Sutikno terperangah, dia tidak mengira sepotong buntut singkong yang biasanya dibuang, bisa membuat pria itu mendatanginya dengan keadaan yang benar-benar berbeda. “Yang saya berikan dulu ituka
... baca selengkapnya di Sedekah Buntut Singkong Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hati yang Mau Melayani

Hati yang Mau Melayani Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sebuah kunci sukses yang sering saya bagikan dalam pelatihan saya adalah keinginan hati kita yang ingin melayani. Bagi sebagian orang yang belum mengenal arti pelayanan sesungguhnya mungkin memandang hal ini secara tidak lengkap seperti merasa cape, apa perlunya melayani pelanggan atau orang lain, bagus banget, emangnya gua pelayan apa, dan masih banyak lagi komentar lainnya.

Memang ini membutuhkan sebuah kebesaran jiwa dan arti yang mendalam bagi seseorang yang ingin benar-benar membuat sebuah komunitas orang-orang sukses dan terpelajar, karena hanya dengan melayani dengan sepenuh hatilah kita dapat menunjukkan kepada orang lain sebuah bentuk kepedulian yang dapat dilihat dalam kehidupan kita sehari-hari.

Melayani dalam kehidupan sehari-hari sangat penting karena manusia juga berubah dari hari ke sehari, apakah menjadi lebih bijak atau kurang kadar kebijakannya apalagi terbawa emosi. Emosi menurut saya adalah pengambil sumber daya kreativitas terbesar dalam pikiran kita. Kita marah namun tidak berdaya dan akhirnya
... baca selengkapnya di Hati yang Mau Melayani Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Perlunya Perencanaan Hidup

Perlunya Perencanaan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Every minute you spend in planning saves 10 minutes in execution; this gives you a 1,000 percent return on energy! – Setiap menit yang Anda habiskan untuk perencanaan menghemat 10 menit dalam pelaksanaan; dan energi Anda kembali 1.000 persen.” –Brian Tracy.

Masa lalu adalah masa yang bukan milik kita lagi. Masa sekarang adalah anugrah, maka manfaatkanlah sebaik mungkin. Sedangkan masa depan belum tentu milik kita dan penuh ketidakpastian. Itulah mengapa diperlukan perencanaan hidup agar kita mudah melakukan tindakan tertentu jika dibutuhkan.

Ilustrasi berikut ini semoga dapat menggambarkan alangkah penting membuat perencanaan hidup. Ini kisah tentang seorang nenek tua yang berumur sekitar 70 tahun. Ia hidup seorang diri. Setiap pagi selalu ada seorang pengantar koran yang terus berteriak-teriak di depan rumahnya sampai wanita itu muncul dan mengambil koran langganannya.

Teriakan keras loper koran sudah lama dikeluhkan oleh para warga sekitar. Sampai suatu pagi seorang profesor yang berada di samping rumah itu memprotes si loper koran, karena ia benar-benar terganggu. Dengan tergopoh-gopoh wanita tua itu keluar rumah, mengambil koran dari tangan loper koran itu sambil tersenyum kepada sang profesor.

“Maafkan saya. Sebenarnya saya yang meminta anak i
... baca selengkapnya di Perlunya Perencanaan Hidup Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Elang atau Kalkun

Elang atau Kalkun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Mark Victor Hansen adalah orang yang menciptakan seri buku Chicken Soup.

Waktu penghasilannya baru mencapai $ 1 juta, ia bertemu dgn Anthony Robbins dan bertanya padanya. ?Penghasilan Anda demikian besar, bagaimana saya bίsα mencapainya juga ?

Anthony bertanya, ?Siapakah kelompok pergaulan yang jadi pemikir utama Anda ??

Ia menjawab, ?Kelompok jutawan?.

Anthony Robbins berkata, ?Itulah kekeliruan Anda.

Anda harus bergaul dgn kelompok miliarder, pasti mereka akan membuat Anda berpikir pada tingkatan mereka.?

Kini penghasilan Hansen sudah hampir mencapai angka $ 1 milyar.

Seorang teman atau komunitas tertentu bίsα mempengaruhi kitα dari segi baik atau buruk.

Hal ini diteguhkan juga oleh penelitian yang dilakukan Dr. David dari Universitas Harvard, yang menyimpulkan bahwa setelah 25 tahun hidup maka teman2 Anda akan memiliki pengaruh terhadap hidup ătαŭ kesuksesan Anda.

Pada dasarnya manusia memang senang beradaptasi ătαŭ mengikuti pola hidup lingkungannya. Bila ќitα bekerja diantara orang2 yang rajin, berdisiplin tinggi, selalu menjaga mutu , kualitas dan jujur, maka cepat atau lambat kita akan meniru gaya hidup mereka.

Namun sebaliknya, bila kitα bekerja di lingkungan yang orang2 nya cenderung malas, telat, tidak disiplin, suk
... baca selengkapnya di Elang atau Kalkun Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dik Anah

Dik Anah - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sore itu madrasah dipenuhi dengan adik-adik yang mau mengaji. Semuanya sekitar 500an anak, yang laki-laki memakai baju koko seperti yang dipakai ngaji pada umumnya. Dik anah merupakan murid kelas 4 di madrasah “Darul Muttaqin”di desaku. Dik anah merupakan 3 bersaudara, kakaknya sudah menikah kemudian dibawa suaminya pergi dan adiknya masih kelas 2 SD. Sore itu seperti biasa saya melihat dik anah berlari berkejar-kejaran melintasi 2 pohon akasia didepan madrasah Darul Muttaqin. Gadis itu tampak riang penuh canda tawa, namun yang membedakan gadis itu dengan yang lain adalah semua temannya menggenggamm jajanan, karena di depan madrasah tersebut banyak sekali penjual, ada yang jualan siomay, empek-empek, bubur, es, cilok dan lain-lain. Harganya cukup murah, sekitar 500an rupiah. Namun dari beberapa hari ini terlihat dik anah tidak pernah memegang jajan seperti teman lain. Terkadang seringkali anak-anak yang seumuran mengejek tanpa rasa dosa.
“Bajumu jelek” sindir dik dini
“iya, udah jelek kotor lagi, miskin juga” tambah teman lainnya.

Seperti itu pemandangan yang selalu menghiasi hari-hari di madrasah tersebut. Madrasah mulai belajar jam 2, karena biasanya anak-anak SD pulang jam 12 kemudian jam 2 harus sudah sampai di madrasah. Pemandangan yang sangat menyenangkan karena setiap harinya para penerus dan pejuang agama mau belajar di madrasah. Minimal mereka bisa baca Al-qur’an. Tajwidnya lancar, Tauhid hafal : Sifat Wajib Alloh, Sifat wajib Rasul, Malaikat yang Wajib diketahui, 25 nabi dan Rasul. Adik-adik juga hafal Asmaul Husna, dan bahkan ketika mereka sambil bermain mengucapkan Kalimah Asmaul Husna seperti lagu yang dibawakan oleh Ari Ginanjar
“Ya Alloh, Ya Rohman, Ya Rohim, Ya Malik, Ya Quddus, Ya Salaam, Ya Mukmin Ya Muhaimin, Ya ‘Aziiz , Ya jabbar, Ya Mutakabbir , Ya Kholiq ” Sambil berkejar-kejaran dan main lompat tali menggunak
... baca selengkapnya di Dik Anah - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1